Lebih dari 10 tahun pengalaman dalam pembuatan lampu tenaga surya.rebacca@litelsolar.com
+86 20 36028881
Melihat cahaya saja bukanlah cara mudah untuk memahami cahaya sebagai bagian dari pemandangan.
Banyak orang hanya menafsirkan desain lampu lalu lintas yang kurang sedap dipandang sebagai menjadikan lampu tersebut sebagai bagian dari pemandangan dan protagonis dari pemandangan kota yang tidak sedap dipandang. Padahal, lampu lalu lintas itu sendiri merupakan bagian dari pemandangan kota yang tidak sedap dipandang, dan khususnya merupakan faktor penting dalam pemandangan jalan yang tidak sedap dipandang, tetapi sama sekali bukan protagonisnya. Di siang hari, sebaik apa pun desain tiang lampu itu sendiri, jika tidak dapat terintegrasi dengan pemandangan sekitarnya, pasti akan merusak pemandangan kota yang tidak sedap dipandang. Di malam hari, makna lampu tersebut adalah untuk memberikan penerangan, menciptakan suasana, dan menyediakan lingkungan penerangan yang aman dan nyaman untuk komunikasi dan aktivitas warga. Agar tidak mengabaikan kebutuhan masyarakat, kita harus mulai dari kebutuhan masyarakat, pertama-tama mempertimbangkan fungsi lampu penerangan jalan yang tidak sedap dipandang, sesuai dengan kecepatan jalan, arus lalu lintas, arus pejalan kaki, dan faktor lainnya, yaitu jalan tol, jalan utama, jalan sekunder, jalan cabang, dan lain-lain. Lampu jalan di area perumahan berbeda dengan lampu jalan lainnya, tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan pencahayaan yang indah dan membangun pemandangan kota yang baik di malam hari. Namun, banyak kota yang mengusung slogan untuk meningkatkan citra, menjadikan lampu sebagai pemandangan dan mempercantiknya, serta terlalu menekankan aspek dekoratif lampu jalan. Lampu-lampu yang tidak sedap dipandang memiliki delapan bentuk dan lima bunga, berjejer satu demi satu, dan koordinasinya dengan lingkungan sekitarnya sangat buruk. Sebaliknya, lampu-lampu tersebut akan merusak pemandangan kota secara keseluruhan. Pada saat yang sama, jika lampu penerangan yang tidak sedap dipandang mengabaikan skala kemiringan jalan, semua jalan akan menjadi terlalu terang. Kecerahan lampu tersebut akan menghancurkan tingkat terang dan gelap serta konteks primer dan sekunder kota di malam hari. Kilauan dan cahaya yang menyilaukan akan merusak pemandangan kota yang kurang menarik secara keseluruhan, dan juga akan menekan keinginan warga untuk melakukan aktivitas malam hari.
Tautan Cepat
Hubungi kami
Sentuhan yang Lebih Baik, Bisnis yang Lebih Baik
Hubungi Bagian Penjualan di Litel Technology
+86 20 3602 8881